Diberdayakan oleh Blogger.

FOTO:REUTERS/Paul Hanna
Barcelona - Barcelona dikenal sebagai tim yang punya gaya amat ofensif. Dampaknya, seperti dikatakan Javier Mascherano, lini belakang Barca jadi posisi yang paling sulit diisi.

Didatangkan dari Liverpool sejak 2010 lalu, Mascherano yang awalnya berposisi sebagai gelandang bertahan pada prosesnya harus rela digeser semakin ke belakang dan menjadi bek tengah.

Itu ternyata bukan tugas mudah. Menilik gaya Barca, Mascherano menyebut posisi pemain bertahan di klubnya saat ini punya tingkat risiko lebih besar dibandingkan bek-bek di klub lain.

"Dengan gaya bermain yang kami (Barca) lakukan, posisi saya memiliki risiko tertinggi dibandingkan jika saya bermain di klub lain," ujarnya di ESPN Star.

"Kami biasa terus menyerang dan ya, mungkin mencatat penguasaan bola sampai 70 persen, tetapi tiga atau empat kali tetap akan ada serangan (dari lawan). Anda pun berada di bawah tekanan dengan jarak 50-60 meter di belakang (menuju gawang)," paparnya.

Salah satu bukti nyata dari besarnya risiko yang ditanggung para bek tengah Barca itu adalah ketika Mascherano gagal mengantisipasi umpan panjang Pepe kepada Gonzalo Higuain saat menghadapi Real Madrid, yang berakhir dengan gol.

Pun demikian, Mascherano menegaskan kesiapannya untuk terus memikul risiko tersebut seraya menuntaskannya dengan lebih baik lagi.

"Setiap kesalahan, seperti yang saya lakukan lawan Real Madrid, adalah gol (untuk musuh). Bermain di pusat pertahanan Barca memang penuh risiko, tetapi saya suka melakukannya," simpul Mascherano

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Top